INILAMPUNG -Bandarlampung- Penyatuan kepengurusan sepakbola yang terselesaikan di tingkat pusat, ternyata belum sepenuhnya dipahami pengurus daerah. Gara-gara perpecahan tahun-tahun sebelumnya, PSBL Bandar Lampung mungkin bakal menjadi korban lagi tahun ini. Penunjukkan PSSI agar PSBL menjadi tuan rumah Grup 3 Divisi I Liga Super Indonesia terkendala stadion.
Hingga kemarin, PSBL belum mendapatkan izin pemakaian Stadion Pahoman. Alasan yang disampaikan pihak pengelola, Dispora Bandar Lampung, stadion diapakai oleh Lampung FC. Begitu pula akan digunakan untuk acara yang diselenggarakan istri wali kota. Lucunya, kendati pihak panitia masih meminta agar bisa menggunakan di sela-sela waktu kosong, Dispora ternyata tetap tidak berani memberi izin. Mereka melempar persoalan ini ke Wali Kota Bandar Lampung.
Wali kota pun belum menyetujui pemakaian Stadion Pahoman. Alasan yang disampaikan, dia hanya mengetahui tim sepakbola PSBL telah berganti nama menjadi Lampung FC. Jadi, dia menganggap tidak ada PSBL yang lain. Sepertinya, Wali Kota hanya mendengar dari satu pihak. Padahal, PSBL yang telah berubah nama menjadi Lampung FC adalah PSBL versi Liga Primer Indonesia. LPI tahun depan sudah ditiadakan dan melebur ke Liga Super Indonesia.
Sementara PSBL yang bertanding di Divisi I Liga Super Indonesia merupakan versi LSI. Ini berarti PSBL yang akan berkompetisi mulai 16 Juni nanti adalah anggota resmi PSSI sebagai voters Solo. Lantas, bagaimana nasib PSBL selanjutnya? Apakah Wali Kota masih tidak mau mengakuinya? raka widjanarko
INILAMPUNG,COM -- Berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) Indo Barometer terhadap Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) sementara ini menempatkan pasangan nomor urut 4, Alex Noerdin- Ishaak Mekki unggul dari tiga pasang calon lainnya.
Perhitungan quick count sementara yang disiarkan media TV secara langsung menyebutkan, pasangan nomor urut 4, Alex-Ishaak yang digadang Partai Golkar, Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Damai Sejahtera (PDS), memimpin dengan perolehan suara 35,25 persen. Data tersebut didapat dari jumlah data yang masuk sementara 84 persen.
Diurutan kedua, ditempati pasangan nomor urut 3, Herman Deru-Maphilinda Boer (DerMa) dengan 33,69 persen. Pasangan Derma diketahui didukung Partai Gerindra, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan 20 partai lainnya.
Ditempat ketiga ditempati pasangan nomor urut 1, Eddy Santana Putra - Anisja Djuwita Supriyanto alias Wiwiet Tatung (ESP-WIN) yang diusung empat partai koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Barisan Nasional (Barnas), PKPB dan PNI Marhaen meraih 19,56 persen.
Ditempat terakhir, ada pasangan nomor urut 2, Iskandar Hasan-Hafisz Tohir dengan 11,48 persen. Pasangan tersebut diusung tiga partai, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat NAsional (PAN) dan Partai Bintang Reformasi (PBR). (*/menits)
INILAMPUNG.COM -- Siti Farida tidak bisa lagi mampu mempertahankan kursi jabatanya sebagai ketua DPRD Lampung Selatan. Mulai hari ini, dia resmi diberhentikan sebagai Ketua DPRD Lampung Selatan menyusul tudingan terlibat korupsi di lembaga DPRD setempat.
Siti Farida diduga terlibat korupsi dan dianggap melanggar kode etik.
Pemberhentian Siti Farida sesuai dengan kesepakatan dua per tiga anggota DPRD yang menghadiri rapat paripurna. Keputusan itu sesuai dengan rekomendasi Badan Kehormatan.
Kemudian, Dewan memilih Hendri Rosadi dari Fraksi PDIP sebagai pengganti.Meski demikian Hendri menjabat sementara hingga Partai Demokrat menentukan pengganti Siti Farida yang masih dala pembahasan di tingkat Pengurus Pusat.
Siti Farida mengaku menerima keputusan itu. Sehingga, ia dapat lebih fokus menghadapi proses hukum yang dituduhkan padanya.
Saat ini, Siti Farida menjadi tersangka kasus suap senilai Rp657,5 juta dari pengusaha peserta lelang proyek. Kasus itu terungkap setelah kwitansi penerimaan uang ratusan juta rupiah beredar. Selain itu, seorang pengusaha peserta lelang mengaku ditipu tersangka terkait proyek tersebut.
Hendri menyatakan jabatan ketua saat ini sementara, hingga Fraksi Demokrat dapat menentukan calonnya sebagai ketua.
Siti Farida menyatakan ingin fokus dengan dugaan kasus suap yang melibatkan dirinya. Dalam kasusnya, ia mendapat suap dari pengusaha dalam meluluskan lelang proyek ratusan juta rupiah di Kabupaten Lampung Selatan. (*)
sumber:
Metrotv
INILAMPUNG.COM –
Suhu politik sekitar Pilgub semakin menghangat. M. Alzier
Dianis Thabranie,
tokoh kontroversial
yang juga ketua DPD Partai Golkar, siang ini akan mengembalikan berkas lamaran sebagai calon gubernur Lampung
2013 ke kantor DPW PPP.
Sebagai calon Gubernur, Alzier mengaku siap secara lahir dan batin untuk mengikuti tahapan rekruitmen calon gubernur dari partai lain. Dilingkungan keluarga besar partai berlambang ka’bah itu, ia mengibaratkan sudah seperti saudara tua.
Sehingga, dia merasa wajib untuk mengikuti proses rekruetmen calon gubernur yang akan digelar melalui penjaringan. Disamping hubungan mimiliki kedekatanya emosional, partai Golkar dan PPP memang belum cukup untuk mengajukanya secara sendiri.
“Buat saya hukumnya itu wajib, bukan sunnah lagi," katanya melalui ponselnya ditanya mengenai penjaringan PPP, Rabu (4/6/), pagi ini.
Saat penyerahan formulir di PPP, kabarnya Alzier Dianis tak sendiri melainkan akan diantar ratusan pendukung, dan kader Golkar se-Lampung yang sejak tadi malam secara pribadi-pribadi mengaku akan datang ke kantor DPD Golkar di Jl. Juanda Bandar Lampung, dan member support kepada Alzier.
Sebulan terakhir, Alzier tampaknya kian bersungguh-sungguh untuk maju sebagai gubernur. Dia bolak-balik Jakarta - Lampung dan bahkan mulai rajin blusukan masuk ke perkampungan dan berdiskusi dengan masyarakat sebelum mengambil pilihan maju kembali untuk ke tiga kalinya, di 'kursi panas" sebagai kandidat Gubernur Lampung 2012.
Tadi malam, saat berkumpul dengan beberapa wartawan ia mengatakan terus membuka diri menjaring hubungan untuk berkoalisi dengan partai manapun. “Termasuk, dengan PPP dan Hanura yang secara emosional, diantara kami memang dekat,” kata Alzier .
Demokrat Buka Penjaringan
Anggota Tim Tujuh Yusuf Kohar, yang merupakan tim penjaringan DPD Partai Demokrat Lampung, menjelaskan mulai besok, Demokrat membuka penjaringan bakal calon gubernur Lampung. Padahal, isu yang selama ini beredar, Demokrat tidak akan membuka penjaringan karena ketua DPD Ridho Fichardo mencalonkan diri.
"Besok kita mulai membuka penjaringan. Kita juga sudah buat pengumumannya di koran," kata Yusuf Kohar, (Tribun, 4/6/2013). Namun sampai kapan tahapan penjaringan dibuka, Kohar menyatakan masih akan dibahas di dalam tim. Tim Tujuh tinggal menunggu SK dari DPP Demokrat tersebut, akan bekerja untuk mengurus proses administrasi dan visi-misi calon bakal calon gubernur. Setelah lengkap, nanti dibawa ke majelis tinggi partai, karena mereka yang memutuskan.
Mengenai keinginan Ketua DPD Demokrat Lampung M Ridho Ficardo untuk maju dalam pemilihan gubernur Lampung, Yusuf Kohar mengatakan hal itu juga merupakan keinginan dari struktur partai di daerah.
"Kalau kita kader dan pengurus, mau ketua DPD yang dapat rekomendasi, tetapi tetap mekanismenya adalah penjaringan yang dilakukan secara terbuka," ucapnya.
Meski Partai Demokrat memiliki satu suara bulat untuk mengusung satu pasang calon, Yusuf Kohar memastikan partai ini akan berkoalisi dengan partai lain. "Kita tidak mau merasa lebih karena punya satu perahu, kita harus membangun Lampung bersama-sama," tambahnya
INILAMPUNG.COM -- Sifat jujur anggota legislatif bisa diketahui jauh sebelum ia dilantik, yaitu saat dimana mereka menjalani tes kesehatan rohani. Tingkat kebohongan seseorang bahkan bisa diukur melalui pikiran, jiwa dan perilaku orang sehari-hari.
Orang yang sehat rohaninya, tampak pada kehidupannya yang senang, nyaman dan produktif
Dalam tes kesehatan rohani, biasanya peserta tes
sedikitnya wajib menjawab 350 soal sesuai dengan kondisi, pengalaman, maupun apa yang dirasakan pasien. Hasil tes akan membeberkan apakah peserta tes gemar berbohong atau tidak.
Calon anggota legislatif yang sering berbohong bakal ketahuan dalam tes kesehatan rohani.
"Jika dalam tes itu ada yang mengisi soal tidak sesuai kenyataan atau mencoba untuk bohong, itu bisa ketahuan bahkan ada skor atau skala bohongnya," ungkap Dokter Jiwa, Thomarius, Selasa (7/5).
Biasanya para peserta tes berbohong, karena alas an ingin kelihatan baik atau pura-pura baik dengan harapan bisa lulus dalam ujian kesehatan rohani yang dilakukan dokter. Dengan sikap pura-pura tersebut, kata Thomarius, peserta tes biasanya justru terjebak dalam sebuah pertanyaan sama yang diulang-ulang, namun dalam bentuk yang berbeda, sehingga menghasilkan jawaban yang berbeda.
"Jawaban yang tidak konsisten akan menunjukkan pribadi yang bersangkutan dan bisa mempengaruhi hasil tes," imbuhnya.
Ia menjelaskan, rohani bisa diukur melalui pikiran, jiwa dan perilaku orang sehari-hari. Orang yang sehat rohaninya, kata dia, tampak pada kehidupannya yang senang, nyaman dan produktif.
Selain menjadi syarat penting dalam proses seleksi caleg, tes kesehatan rohani belakangan ini juga digelar dalam seleksi serta calon komisioner di berbagai lembaga seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) dan Ombudsman. Peserta wajib menjalani tes rohani oleh dokter jiwa dan merupakan bagian dari rangkaian tes kesehatan yang dilakukan tim dokter. */rep)
INILAMPUNG.COM -- Sepuluh menteri kini maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2014. Itu artinya, mereka bakal mengundurkan diri jika mengikuti aturan Berdasarkan
daftar caleg yang dirilis KPU pada 24 April 2013 lalu, seluruh menteri berada di nomor urut 1.
Dari Partai Demokrat mengusung lima orang menterinya menjadi caleg yaitu Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Syarifudin Hasan yang maju dari Dapil Jawa Barat III,
Menteri Perhubungan dan Evert Erenst (EE) Mangindaan yang maju dari Dapil Sulawesi Utara. Selain itu, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin maju dari Dapil Sulawesi Tenggara,
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik maju dari Dapil Bali dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sedangkan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ada Menteri Pertanian, Suswono yang maju dari Dapil Jawa Tengah dan Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring yang maju dari Sumatera Utara I.
PKB mencalonkan dua menterinya sebagai caleg yaitu Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar sebagai caleg dari Jawa Timur VIII dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faishal Zaini dari Dapil Nusa Tenggara Barat. Dari PAN hanya mencalonkan satu menterinya yaitu Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan dari Dapil Lampung I.
Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Nasional, mayoritas responden meminta menteri tersebut berhenti dari jabatannya jika ingin mendaftarkan diri sebagai caleg. Peneliti LSN Gema Nusantara mengungkapkan, dari 1.230 responden, terdapat 71,3 persen warga yang meminta menteri mundur.
Jakarta - Perum Bulog resmi ditunjuk pemerintah sebagai stabilisator harga daging sapi di dalam negeri. Untuk mendatangkan kuota tambahan daging (daging sapi beku), Perum Bulog tidak khawatir mengenai modalnya.
Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan perbankan nasional siap mengucurkan dana kepada Bulog hingga Rp 350 miliar.
"Perbankan nasional kita masih percaya. Jika perhitungan harga daging sampai di Indonesia mencapai Rp 60.000/kg, jadi kita membutuhkan dana Rp 210 miliar hingga Rp 350 miliar," kata Sutarto saat dihubungi detikFinance, Kamis (30/05/2013).
Selain soal pembiayaan, Perum Bulog juga sudah menghitung kebutuhan daging sapi impor tambahan. Sutarto mengungkapkan pihaknya membutuhkan tambahan kuota impor daging sapi beku hingga 5.000 ton agar bisa menekan tingginya harga daging di dalam negeri.
"Saat ini pemerintah sedang menghitung betul agar harga daging sapi bisa stabil. Kalau perhitungan Bulog itu butuh tambahan impor daging sapi beku 3.000 hingga 5.000 ton jelang Ramadhan dan Lebaran. Namun ini keputusan pemerintah, semua pemerintah yang menghitung," imbuhnya.
Ia pun mengklaim, tugas baru Bulog sebagai stabilisator harga daging tidak akan mematikan importir daging sapi swasta. "Kita tidak mematikan importir daging yang lain," cetusnya.
sumber:
detik finance
JAKARTA - Gonjang-ganjing nama calon presiden pada Pemilu 2014 kerap kali menyeret nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai salah satu kandidat kuat. Bahkan, Jokowi beberapa kali menduduki posisi teratas dari hasil survei capres.
Lantas, apa tanggapan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang memiliki peluang besar menjadi gubernur jika benar Jokowi menjadi presiden? "Wallahu a'lam," singkat Ahok sambil tertawa, di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/5/2013).
Ahok pun lantas menanyakan kepada wartawan terkait kemungkinan tersebut. "Emangnya Pak Jokowi nyalon? Kan Megawati," katanya.
Perbincangan pun semakin melebar. Di mana, mantan Bupati Belitung Timur itu justru menginginkan wartawan untuk bertanya apakah dirinya tertarik menjadi seorang presiden. Mendapat permintaan sang Wagub, pewarta pun menanyakan hal itu.
"Aku mau jadi presiden, bukan gubernur. Lu tulis tuh, aku mau jadi presiden, bukan gubernur. Kamu tulis itu," tegas Ahok sembari tertawa terbahak.
Entah apa maksud dari perkataan Ahok. Namun yang pasti, obrolan ringan di ruang kerjanya itu berlangsung dengan santai.
SOLO – Saat ini ada sekira 60 perusahaan anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) yang
merelokasi pabriknya dari sekitar
Jakarta yakni
Tangerang dan Bogor ke daerah lain, salah satunya Jawa Tengah.
“Jawa Tengah menjadi tujuan relokasi perusahaan yang sebelumnya berada di sekitar Jakarta,” ungkap Ketua API Ade Sudrajat di Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2013).
Ade mengatakan, investor berbasis produksi telah siap merelokasi pabriknya menyusul membengkaknya upah minimum kota/kabupaten (UMK). Daerah yang menjadi tujuan relokasi adalah provinsi yang memiliki kultur masyarakat beretos kerja tinggi, di samping UMK-nya tidak terlalu tinggi. Salah satu yang menjadi tujuan relokasi adalah Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang Ade terima, Jawa Tengah telah dilirik investor besar untuk membuka kawasan industri seluas 1.500 hektare. Investor tersebut tengah menunggu kesiapan infrastruktur pendukung yang sekarang sedang dibangun di Jawa Tengah, seperti akses jalan tol.
Menurut Ade, tinggal bagaimana Pemerintah Provinsi Jawa tengah bisa mengklasifikasi kelas usaha. Sehingga, tidak akan terjadi disharmonisasi hubungan industrial.
“Misalnya industri berat, ya mesti dikelompokkan dengan kelas industri berat. Demikian halnya industri padat karya, ya tentu saja dikelompokkan pada industri padat karya. Tujuannya untuk menghindari disharmonisasi hubungan industri,” pungkasnya.
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it tomake a type specimenbook. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishingsoftware like AldusPageMakerincluding versions of Lorem Ipsum.
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when lookingat its layout.The point of usingLorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distributionof letters, as opposed to using 'Content here, content here', making it looklikereadable English.
Manydesktoppublishingpackagesandweb page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for 'lorem ipsum' will uncovermany websites still in theirinfancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).
Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latinprofessorat Hampden-Sydney College in Virginia, looked upone of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet..", comes from a line in section1.10.32.
The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested.Sections 1.10.32and1.10.33 from "de Finibus Bonorum et Malorum" by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translationby H. Rackham.